Prabowo Geram Soal Bali Kotor, Instruksikan Wayan Koster Bentuk Satgas Bersihkan Sampah
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyinggung kondisi kebersihan Bali yang belakangan dinilai menurun, terutama karena sampah yang menumpuk di pantai-pantai pulau tersebut, dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kritikan itu ia sampaikan setelah menerima keluhan dari sejumlah pejabat asing yang pernah mengunjungi Bali dan menyebutkan pulau itu terlihat “sangat kotor” oleh sampah.
Menurut Prabowo, dirinya pernah bertemu dengan tokoh militer Korea Selatan yang menyatakan bahwa pantai Bali terlihat kotor dan tidak sedap dipandang, sebuah komentar yang diterima Prabowo sebagai bentuk koreksi konstruktif. Ia menekankan bahwa kondisi lingkungan seperti itu bisa mengganggu daya tarik pariwisata Indonesia, khususnya Bali yang menjadi salah satu destinasi utama wisatawan mancanegara.
Gubernur Bali Bentuk Satgas Cepat Tanggap
Menindaklanjuti arahan Presiden tersebut, Gubernur I Wayan Koster menyatakan siap bergerak cepat untuk mengatasi persoalan sampah di pantai-pantai Bali. Koster mengumumkan pembentukan satuan tugas (satgas) yang akan bertanggung jawab membersihkan sampah pada saat musim hujan ketika limbah kiriman dari luar daerah sering terakumulasi di pesisir pulau.
Satgas yang dibentuk akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Pendidikan, serta unsur TNI dan Polri untuk mempercepat respons terhadap timbunan sampah begitu datang. Pemerintah Bali juga menyiapkan mobilisasi alat berat dan keterlibatan relawan termasuk pelajar untuk menjaga kebersihan pantai secara lebih proaktif.
Sampah Musiman & Tantangan Kebersihan
Menurut Gubernur Koster, masalah sampah yang terlihat di pantai Bali tidak sepenuhnya berasal dari aktivitas lokal, tetapi banyak merupakan sampah kiriman yang datang saat musim hujan, terutama pada akhir Desember hingga awal Februari. Arus laut yang kuat membuat limbah terbawa dan menumpuk di garis pantai, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.
Koster menyatakan terima kasih atas perhatian Presiden terhadap isu ini dan menegaskan bahwa kebersihan adalah bagian penting dari citra pariwisata serta kualitas lingkungan hidup masyarakat Bali. Langkah pembersihan ini diharapkan bisa berlangsung secara sistematis sehingga destinasi wisata tetap bersih, nyaman, dan menarik bagi wisatawan lokal maupun internasional.
Related Keywords: Bali kotor sampah, Prabowo Subianto kritik, Wayan Koster satgas sampah, kebersihan pantai Bali, pariwisata Bali
