GeopolitikPolitik

Di Hadapan 160 Kiai dan Ulama, Prabowo Tegas: Jika Palestina Tak Merdeka, Saya Mundur dari BoP

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pernyataan keras terkait komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Di hadapan lebih dari 160 kiai dan ulama, Prabowo menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) Gaza hanya memiliki satu tujuan: membantu mewujudkan kemerdekaan Palestina. Jika tujuan itu tidak tercapai, ia siap mengambil langkah drastis—mundur dari keanggotaan BoP.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi dan dialog yang digelar di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam. Di forum yang dihadiri para tokoh agama itu, Prabowo menegaskan bahwa semua langkah diplomasi Indonesia harus berdampak nyata bagi rakyat Palestina.

  • Komitmen yang Tidak Main-main

Menurut Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis, Presiden Prabowo sudah menegaskan sikapnya dengan sangat jelas.

Intinya sederhana:
jika keberadaan Indonesia di BoP tidak membantu perjuangan kemerdekaan Palestina, maka tidak ada alasan untuk tetap berada di dalamnya.

“Kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur,” demikian komitmen yang disampaikan Prabowo melalui Cholil Nafis.

Prabowo juga menegaskan bahwa seluruh langkah Indonesia di forum tersebut semata-mata untuk kepentingan Palestina, bukan untuk kepentingan politik global atau agenda pihak lain.

  • BoP Gaza Jadi Sorotan

Board of Peace (BoP) Gaza sendiri merupakan lembaga yang digagas untuk mendorong perdamaian di kawasan konflik. Namun belakangan efektivitasnya dipertanyakan, terutama karena sejumlah pihak menilai lembaga tersebut belum menunjukkan langkah nyata menuju kemerdekaan Palestina.

Karena itulah, bagi Prabowo, keikutsertaan Indonesia tidak boleh sekadar simbolis.
Jika forum itu tidak memberikan kontribusi nyata, Indonesia tidak akan ragu untuk mengevaluasi bahkan keluar dari keanggotaan tersebut.

  • Pesan Tegas untuk Dunia

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa posisi Indonesia terhadap Palestina tetap konsisten. Bagi Prabowo, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina bukan hanya diplomasi biasa, tetapi komitmen moral dan politik yang harus diperjuangkan secara nyata.

Di hadapan para kiai dan ulama, pesan itu disampaikan tanpa keraguan:

Indonesia hadir di forum internasional untuk memperjuangkan Palestina—bukan sekadar menjadi penonton.

Dan jika perjuangan itu tidak berjalan sebagaimana mestinya, Presiden Prabowo sudah memberi sinyal jelas:
lebih baik mundur daripada terlibat dalam forum yang tidak membawa keadilan bagi Palestina.

  • Kesimpulan

Pernyataan Prabowo Subianto di hadapan lebih dari 160 kiai dan ulama menegaskan komitmen kuat Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Ia menekankan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) Gaza harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat Palestina. Jika forum tersebut tidak mampu mendorong kemerdekaan Palestina, Prabowo menyatakan siap mundur dari keanggotaan BoP. Sikap ini menunjukkan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina bukan sekadar simbol politik, melainkan komitmen serius yang harus diwujudkan melalui langkah nyata dan tegas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *