23 Prajurit Marinir TNI AL Gugur di Cisarua, Lima Sudah Dievakuasi
CISARUA, Jawa Barat — Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) dilaporkan menjadi korban bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa ini terjadi saat mereka tengah menjalani latihan militer intensif, menurut keterangan resmi.
Hingga update awal Kamis (29 Januari 2026), tim pencarian telah berhasil mengevakuasi lima jenazah prajurit Marinir dari lokasi bencana. Identifikasi dan proses pemulangan sedang dilakukan, sementara 18 lainnya masih terus dicari oleh tim SAR gabungan.
Longsor tersebut dipicu oleh hujan deras berkepanjangan yang membuat tanah di lokasi latihan menjadi labil dan kemudian ambrol, menimbun area di mana para prajurit berada pada saat kejadian. Upaya evakuasi melibatkan TNI, Basarnas, BPBD, dan sejumlah alat berat serta anjing pelacak untuk mempercepat pencarian korban.
Reaksi dan Tindakan
Pihak TNI AL menyampaikan belasungkawa mendalam bagi keluarga para prajurit yang gugur. Militer menegaskan bahwa seluruh hak dan santunan kepada keluarga almarhum akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Operasi pencarian korban masih berlanjut meski kondisi medan dan cuaca menimbulkan tantangan berat bagi tim SAR yang dikerahkan. Pemerintah daerah juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana di kawasan Cisarua untuk mempercepat koordinasi penanganan bencana ini.
Related Keywords: prajurit Marinir gugur, longsor Cisarua, TNI AL korban, pencarian SAR, latihan militer
