BisnisPolitikteknologiViral

Jokowi: PSI Kini “Partai Super TBK” dan Diprediksi Banyak Tokoh Akan Bergabung

MAKASSAR — Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan sorotan penting mengenai kondisi terkini Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dalam pidatonya yang disampaikan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, Jokowi menyatakan bahwa PSI kini telah menjadi “partai super TBK” — istilah yang menggambarkan partai yang semakin terbuka dan inklusif bagi berbagai elemen masyarakat. Ia juga yakin bahwa banyak tokoh nasional dan daerah akan bergabung ke PSI di masa mendatang.

Pidato Jokowi ini menarik perhatian luas karena datang di tengah dinamika politik nasional, di mana PSI dipandang sebagai salah satu partai baru yang berkembang pesat dan mulai meraih dukungan dari berbagai kalangan. Pernyataan Jokowi bukan hanya sekedar pujian, tetapi juga tampak menjadi dorongan strategis agar PSI terus memperkuat diri menjelang pemilu mendatang.


PSI Semakin Terbuka dan Inklusif

Dalam sambutannya di depan ribuan kader PSI, Jokowi menyebut bahwa PSI tidak lagi menjadi partai tertutup atau eksklusif, tetapi telah berubah menjadi partai yang menerima berbagai kalangan dan berbagai latar belakang. Ia mengatakan bahwa keterbukaan ini tercermin dari semakin banyaknya tokoh yang bergabung ke PSI — baik yang berasal dari tingkat nasional maupun dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota.

PSI sekarang ini telah menjadi partai super TBK. PSI semakin terbuka, semakin inklusif. Banyak yang sudah bergabung dan ke depan akan lebih banyak lagi yang bergabung,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan para kader.

Istilah “partai super TBK” sendiri diadopsi oleh PSI sebagai slogan baru yang menunjukkan karakter partai ini: terbuka (terbuka bagi siapa saja), inklusif (menerima perbedaan), serta berorientasi luas ke seluruh lapisan masyarakat. Di dunia korporasi, istilah TBK biasanya merujuk kepada perseroan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di bursa, dan dalam konteks politik, PSI memaknai ini sebagai partai yang bukan milik segelintir elit, tetapi milik bersama kader dan konstituen.


Tokoh Nasional dan Daerah Diprediksi Bergabung

Menurut Jokowi, banyaknya tokoh yang sudah bergabung ke PSI menjadi tanda positif bahwa kekuatan partai semakin berkembang. Ia memprediksi bahwa jumlah tokoh yang akan bergabung ke PSI ke depan akan terus meningkat. Hal ini mencakup tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman di tingkat nasional maupun tokoh dari provinsi, kabupaten, dan kota.

Fenomena tersebut dianggap oleh Jokowi sebagai bukti bahwa PSI semakin diterima oleh publik luas dan tidak lagi dipersepsikan hanya sebagai partai baru semata, tetapi sebagai partai yang relevan dengan berbagai lapisan masyarakat dan figur politik.

Namun Jokowi juga mengingatkan bahwa pertumbuhan kader dan tokoh yang bergabung akan membawa keragaman pandangan dan latar belakang yang lebih kompleks di internal PSI. Ia menekankan pentingnya toleransi dan kesatuan visi agar keragaman tersebut bisa menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.


Pesan Jokowi: Toleransi, Kesolidan, dan Visi Bersama

Dalam pidatonya, Jokowi tidak hanya memaparkan optimisme tentang pertumbuhan PSI, tetapi juga menyampaikan pesan penting agar partai menjaga toleransi dan kesolidan internal. Ia memberikan peringatan bahwa dengan pertambahan anggota yang datang dari berbagai latar belakang, PSI harus lebih waspada terhadap perbedaan — mulai dari selera, aspirasi, hingga kepentingan individual.

Jokowi menekankan bahwa toleransi tinggi di internal partai sangat dibutuhkan agar visi bersama tetap utuh dan tidak pecah di tengah perbedaan yang ada. Ia mengatakan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang alami dalam organisasi besar, tetapi persatuan visi tetap harus menjadi tujuan utama.


Komitmen Jokowi terhadap PSI

Selain menyampaikan pandangannya tentang PSI sebagai partai super TBK, Jokowi juga memberikan sinyal komitmen kuat terhadap perkembangan partai tersebut. Ia mengatakan akan bekerja keras bersama kader PSI dan memberikan dukungan penuh agar partai ini dapat tumbuh secara struktural dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Jokowi bahkan berbicara tentang perlunya memperkuat jaringan partai hingga akar rumput, baik melalui kanal online seperti media sosial serta jaringan luring seperti struktur organisasi sampai ke tingkat RT/RW dan desa. Menurutnya, struktur partai yang kuat dan aktif akan menjadi mesin yang memadai untuk menjangkau masyarakat luas.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan jaringan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan fondasi agar PSI bisa menjadi partai yang berpengaruh dan kuat saat menyongsong pemilu berikutnya.


Implikasi Politik di Tengah Dinamika Nasional

Pidato Jokowi ini datang dalam konteks persaingan politik nasional yang semakin dinamis menjelang pemilu mendatang. PSI, yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra Jokowi sendiri, telah mengalami perkembangan signifikan sejak sejumlah tokoh dan kader aktif bergabung ke dalamnya.

Keberanian Jokowi memberikan sambutan dan pandangan terbuka dalam Rakernas PSI dipandang oleh beberapa analis sebagai sinyal dukungan moral sekaligus strategis terhadap pertumbuhan PSI. Meskipun Jokowi belum secara resmi menjadi kader atau anggota partai, kehadirannya di acara tersebut memberikan energi bagi kader dan simpatisan PSI.

Namun beberapa pihak menilai pendekatan Jokowi ini juga perlu diimbangi dengan kehati-hatian agar politik inklusif yang dijanjikan PSI tetap berdiri di atas prinsip demokrasi dan respektif terhadap proses politik yang adil.


Peran PSI dalam Lanskap Politik Indonesia

Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sejak awal berdirinya pada 16 November 2014, dikenal sebagai partai yang mengusung isu pluralisme, hak perempuan, serta keterlibatan pemuda dalam politik. Pada pemilu sebelumnya, PSI berhasil memperoleh kursi di beberapa DPRD daerah meskipun belum masuk ke DPR RI secara nasional.

Transformasi yang kini dialami PSI — dari partai baru menjadi partai super TBK yang terbuka dan inklusif — merupakan langkah signifikan dalam strategi politiknya. Partai ini berusaha memperluas basis dukungan dan memperkuat struktur organisasinya sesuai dengan visi yang disampaikan oleh para pemimpinnya dan didukung oleh tokoh nasional seperti Jokowi.


Tantangan di Depan PSI

Dengan semakin banyaknya tokoh dan kader yang masuk ke PSI, terutama menjelang pemilu mendatang, partai ini menghadapi tantangan penting. PSI perlu menjaga struktur organisasi yang solid dan efektif, membuka ruang dialog di tengah keragaman anggota, serta mengatasi potensi gesekan internal.

Di samping itu, PSI juga harus membuktikan bahwa keterbukaan dan inklusivitasnya dapat beroperasi secara konsisten tanpa melemahkan prinsip dasar partai — seperti demokrasi internal, transparansi, dan penghormatan terhadap aspirasi konstituen.


Kesimpulan

Pidato Presiden Jokowi di Rakernas PSI 2026 menunjukkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia kini telah mengalami transformasi besar menjadi partai super TBK yang menarik perhatian banyak tokoh dari berbagai level. Jokowi optimis jumlah tokoh yang bergabung ke PSI akan terus meningkat, namun ia juga mengingatkan pentingnya toleransi dan kesatuan visi di internal partai. Sementara PSI terus memperkuat jaringan organisasi dan struktur partai untuk menyongsong tantangan politik Indonesia ke depan, pernyataan Jokowi ini menjadi momentum penting dalam perjalanan politik partai berlambang gajah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *