Mengukir Langkah di Kancah Internasional: 6 Artis Indonesia Raih Beasiswa Prestisius LPDP dan Menempuh Studi di Universitas Top Dunia
Jakarta — Di balik gemerlap dunia hiburan, sejumlah artis Indonesia menunjukkan bahwa prestasi intelektual dapat berjalan seiring dengan kesuksesan karier. Baru-baru ini, enam sosok publik figur Tanah Air berhasil meraih beasiswa bergengsi dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan studi di universitas terkemuka dunia. Prestasi ini tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik mereka tetapi juga menggarisbawahi komitmen untuk terus berkembang, baik dalam bidang seni maupun intelektual.
LPDP merupakan program beasiswa yang berada di bawah pengelolaan pemerintah Indonesia dengan tujuan mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul melalui pendidikan formal di dalam dan luar negeri. Selama beberapa tahun terakhir, beasiswa ini telah menjadi incaran para pelajar serta profesional, termasuk figur publik, yang ingin meningkatkan kapasitas dan kompetensi mereka di lahan internasional.
1. Maudy Ayunda: Dari Oxford ke Stanford University
Salah satu nama paling menonjol dalam daftar ini adalah Maudy Ayunda. Aktris sekaligus penyanyi yang dikenal luas ini menempuh pendidikan sarjana (S1) di University of Oxford jurusan Politics, Philosophy, and Economics — program yang terkenal sangat kompetitif di kancah global. Keseriusan Maudy dalam menimba ilmu tidak berhenti sampai di situ. Dengan dukungan beasiswa LPDP, ia kemudian melanjutkan pendidikan magister ganda di Stanford University, Amerika Serikat, mengambil dua gelar sekaligus: Master of Business Administration (MBA) dan Master of Arts.
Keputusan Maudy mengejar dua gelar sekaligus menunjukkan betapa besar ambisinya untuk memperluas wawasan lintas disiplin — dari ekonomi dan politik hingga manajemen dan kebudayaan. Ini bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang visi jangka panjang untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat Indonesia melalui peran di bidang kepemimpinan dan kebijakan publik.
2. Tasya Kamila: Master Administrasi Publik di Columbia University
Nama Tasya Kamila juga menjadi sorotan dalam daftar ini. Mantan penyanyi cilik yang bertransformasi menjadi aktivis sosial ini berhasil meraih beasiswa LPDP untuk studi magister di Columbia University, salah satu institusi bergengsi di Amerika Serikat. Tasya mengambil jurusan Master of Public Administration, disiplin yang fokus pada kebijakan publik, manajemen sektor publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Pilihannya mengejar studi di bidang administrasi publik menunjukkan komitmen Tasya dalam mendalami isu-isu sosial dan pemerintahan — sebuah langkah strategis yang kemungkinan besar akan berdampak positif pada kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan kebijakan di Indonesia ketika ia kembali nanti.
3. Gita Gutawa: Menggali Budaya dan Masyarakat di LSE
Gita Gutawa, musisi dan putri dari komponis terkenal Erwin Gutawa, juga termasuk dalam daftar penerima beasiswa LPDP. Ia menggunakan kesempatan ini untuk memperdalam pengetahuannya dalam bidang budaya dan masyarakat dengan mengambil pendidikan magister di London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris.
LSE dikenal sebagai salah satu kampus terkemuka dunia dalam kajian sosial dan ilmu politik, sehingga pengalaman akademik Gita di sana menjadi bekal penting dalam memperkuat pemahamannya tentang dinamika budaya dan masyarakat dalam konteks global maupun lokal.
4. Alyssa Soebandono: Jejak Akademik sejak Usia Muda di Monash University
Berbeda dengan tiga nama sebelumnya yang fokus pada strata pendidikan magister, Alyssa Soebandono membawa kisah uniknya sendiri. Istri aktor Dude Herlino ini pernah meraih beasiswa LPDP untuk pendidikan strata satu (S1) di Monash University, Australia, pada usia yang terbilang masih muda. Ia mengambil jurusan Mass Communication dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2011.
Alyssa termasuk dalam generasi awal penerima LPDP yang menunjukkan bahwa program ini bukan hanya bagi mereka yang sudah mapan secara karier, tetapi juga bagi talenta muda yang siap menapaki jalur pendidikan tinggi di luar negeri.
5. Isyana Sarasvati: Menyempurnakan Seni Musik di Royal College of Music
Selain aktor dan penyanyi populer dalam ranah pop, LPDP juga mendukung pengembangan seni musik melalui artis Isyana Sarasvati. Musisi multitalenta ini meraih beasiswa untuk melanjutkan pendidikan magister di Royal College of Music, Inggris — sebuah institusi yang secara khusus dikenal dalam bidang pendidikan musik.
Keberhasilan Isyana bukan hanya soal penghargaan akademik, tetapi juga bukti nyata bahwa beasiswa LPDP mencakup berbagai sektor profesional, termasuk seni, sehingga mendukung perwujudan kreativitas dan kapasitas seni Indonesia di panggung internasional.
6. Acha Septriasa: Studi Kreatif di Malaysia
Melengkapi daftar enam artis berprestasi ini adalah Acha Septriasa, yang menempuh pendidikan di Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia, mengambil jurusan Mass Communication melalui beasiswa LPDP.
Langkah Acha menunjukkan bahwa peluang beasiswa LPDP tidak hanya terbatas pada kampus di negara Barat, tetapi juga mencakup institusi lain yang relevan dengan bidang keahlian yang dipilih.
LPDP: Lebih dari Sekadar Biaya Kuliah
Prestasi para artis di atas memantapkan posisi LPDP sebagai salah satu jalur beasiswa paling prestisius di Indonesia. Namun, program ini juga terkadang menjadi sorotan publik terkait isu tanggung jawab moral, kontribusi kepada bangsa, dan peran alumni setelah menyelesaikan studi. Beberapa pernyataan polemik belakangan ini, misalnya pernyataan alumni LPDP tentang kewarganegaraan anaknya yang memicu perdebatan di ranah masyarakat, mencerminkan dinamika kompleks seputar persepsi terhadap beasiswa negara.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan bahwa setiap beasiswa dari negara sejatinya merupakan “utang budi” bagi penerimanya kepada masyarakat dan bangsa Indonesia. Pendekatan ini bukan semata soal fasilitas studi, tetapi bagaimana para penerima LPDP pada akhirnya kembali memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa.
Diskusi tentang kontribusi alumni ini semakin relevan ketika manfaat pendidikan tinggi yang diperoleh harus diintegrasikan ke dalam kerja nyata di Indonesia, dalam bentuk kebijakan, inovasi, penelitian, atau kontribusi sosial lain yang berdampak luas.
Masa Depan Pendidikan Indonesia melalui LPDP
Kisah sukses para artis ini memberikan inspirasi bagi generasi muda Indonesia: bahwa pendidikan tidak mengenal batas profesi. Baik di bidang seni, komunikasi, kebijakan publik, maupun ilmu sosial, kesempatan untuk belajar di lingkungan akademik internasional bukan hal yang mustahil. Syaratnya hanyalah tekad yang kuat, prestasi akademik yang mumpuni, dan komitmen untuk memberikan dampak kepada masyarakat.
Ke depan, keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga menjadi inspirasi kolektif untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, memajukan inovasi, serta memperkuat kontribusi Indonesia di panggung global.

