Harga Emas Turun Kompak: Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro Melemah pada Perdagangan 7 Februari 2026
Jakarta, 7 Februari 2026 – Pergerakan harga emas batangan untuk beberapa merek utama seperti Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro kembali mencatatkan penurunan kompak pada perdagangan Sabtu (7/2/2026) dibandingkan posisi hari sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah dinamika pasar global dan tren fluktuasi di pasar domestik, yang turut memengaruhi harga logam mulia dalam negeri.
Data terbaru menunjukkan bahwa harga jual emas batangan, terutama ukuran 1 gram, mencatat pelemahan dibandingkan sehari sebelumnya, meskipun pergerakannya tak setajam beberapa hari sebelumnya. Penurunan serupa juga terjadi di berbagai pecahan emas lainnya, baik merek lokal maupun internasional yang diperdagangkan di Indonesia.
Penurunan Harga Emas di Berbagai Merek
Galeri 24
Harga emas batangan produksi Galeri 24 terpantau melemah pada perdagangan Sabtu. Untuk ukuran 1 gram, harga turun menjadi sekitar Rp2.946.000, lebih rendah dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.974.000 per gram. Penurunan ini mencerminkan koreksi harga setelah sejumlah hari sebelumnya bergerak mendatar atau mengalami kenaikan moderat.
UBS
Selain Galeri 24, emas UBS — salah satu merek emas batangan lokal yang populer di Indonesia — turut mencatat penurunan. Harga emas UBS 1 gram kini berada di kisaran Rp2.961.000, dari posisi sebelumnya sekitar Rp2.988.000 per gram, menunjukkan tren korektif dalam sesi perdagangan hari ini.
Antam dan Antam Retro
Emas batangan Antam juga ikut terdampak pelemahan harga, meskipun data pergerakannya cenderung lebih stabil ketimbang dua merek sebelumnya. Beberapa laporan pasar menyebut harga emas Antam terlihat naik tipis atau stabil di level yang berdekatan, namun masih cenderung lebih rendah dari level beberapa pekan terakhir. Sementara itu, produk Antam Retro juga mengikuti tren yang sama — menunjukkan harga yang sedikit menurun dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Rincian Harga Emas Batangan Hari Ini (7 Februari 2026)
Berikut ilustrasi perkiraan rata-rata harga emas batangan di Indonesia pada Sabtu (7/2/2026) berdasarkan laporan resmi dari Pegadaian dan situs harga emas nasional:
Harga Emas Batangan Ukuran 1 Gram
- Galeri 24: Rp2.946.000
- UBS: Rp2.961.000
- Antam: sekitar Rp2.920.000
- Antam Retro: sekitar Rp3.140.000
Perlu dicatat bahwa harga emas bisa bervariasi antar pedagang dan lokasi penjualan, serta dipengaruhi oleh biaya administrasi dan pajak yang berlaku.
Memahami Tren Harga Emas di Indonesia
Harga emas batangan di Indonesia umumnya dipengaruhi oleh harga emas dunia, nilai tukar dolar AS, dan pergerakan permintaan domestik. Berikut beberapa faktor yang sering menjadi pemicu fluktuasi harga:
Harga Emas Dunia dan Pasar Spot
Perkembangan harga emas batangan domestik sebagian besar mengikuti arah harga emas di pasar global. Ketika harga emas dunia turun atau menguat dalam perdagangan internasional, harga emas di Indonesia cenderung bergerak searah. Investor sering memantau harga emas di pasar spot dan berjangka untuk menentukan keputusan beli atau jual.
Nilai Tukar Dolar AS
Harga emas biasanya bergerak berbanding terbalik dengan nilai dolar AS. Ketika dolar AS menguat, emas yang dihargai dalam dolar bisa menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga terkadang menekan permintaan dan menyebabkan harga domestik turun. Sebaliknya, dolar melemah bisa mendorong harga emas naik.
Permintaan Investor dan Konsumen
Permintaan dari investor ritel, terutama menjelang momen tertentu seperti hari raya atau kondisi pasar yang tidak menentu, sering memengaruhi harga di pasar domestik. Emas sering dipandang sebagai aset lindung nilai yang aman ketika pasar keuangan bergejolak, sehingga lonjakan permintaan bisa meningkatkan harga. Namun saat pasar relatif stabil, permintaan berkurang dan harga cenderung terkoreksi.
Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga Emas Hari Ini
Penurunan yang terlihat pada harga emas Galeri 24 dan UBS pada Sabtu ini diduga dipengaruhi oleh beberapa kondisi pasar:
- Koreksi setelah beberapa sesi perdagangan sebelumnya cenderung stabil atau naik tipis. Hal ini dapat menjadi mekanisme pasar untuk menyeimbangkan harga setelah tekanan bullish jangka pendek.
- Fluktuasi volume transaksi di Pegadaian dan pasar logam mulia lainnya, yang secara langsung memperlihatkan respons investor terhadap kondisi ekonomi makro.
- Sentimen pasar global, terutama ketika investor mulai beralih ke aset berisiko lain ketika ketidakpastian menurun, dapat menekan permintaan emas sebagai aset safe haven.
Tren harga emas yang turun ini juga mencerminkan bahwa logam mulia, meskipun relatif stabil dibandingkan aset lain seperti saham, tetap rentan terhadap dinamika global dan domestik yang berubah cepat.
Implikasi bagi Investor dan Konsumen
Penurunan harga emas pada periode tertentu memiliki sejumlah implikasi yang perlu dipahami oleh investor maupun konsumen:
Bagi Investor
Investor yang memantau harga emas sebagai bagian strategi investasi jangka pendek mungkin melihat peluang untuk “buy the dip” atau membeli kembali emas ketika harga turun, dengan harapan harga bisa kembali naik di masa depan.
Bagi Konsumen
Konsumen yang ingin membeli emas batangan, misalnya untuk hadiah atau investasi awal, dapat memanfaatkan tren penurunan harga untuk membeli pada titik harga yang lebih rendah dibanding beberapa hari sebelumnya.
Tren Jangka Panjang
Harga emas jangka panjang tetap dipengaruhi oleh faktor fundamental seperti permintaan global, kebijakan moneter, dan kondisi ekonomi makro. Penurunan harian tidak selalu mencerminkan tren jangka panjang, tetapi menjadi bagian dari fluktuasi harga yang normal di pasar komoditas logam mulia.
Tips Cermat Membeli Emas Batangan
Bagi yang ingin membeli emas saat harga turun seperti saat ini, berikut beberapa tips yang perlu diingat:
- Bandingkan harga antar penjual resmi, termasuk Pegadaian, butik logam mulia, dan penjual lain yang terdaftar.
- Perhatikan biaya tambahan seperti pajak dan biaya cetak, yang dapat memengaruhi total harga yang dibayar.
- Pantau tren harian harga emas secara rutin sebelum membeli dalam jumlah besar.
- Sesuaikan pembelian dengan tujuan investasi, apakah jangka panjang atau spekulatif jangka pendek.
Tren Harga Emas Bulanan dan Historis
Selama beberapa minggu terakhir, harga emas batangan Galeri 24, UBS, dan Antam menunjukkan tren fluktuatif:
- Beberapa pekan sebelumnya, harga emas sempat menguat tajam hingga menembus level Rp3 juta per gram untuk beberapa merek.
- Pada awal Februari, harga beberapa merek sempat diperdagangkan di bawah Rp3 juta, mencerminkan volatilitas pasar emas domestik.
- Sebelumnya, pada akhir Januari 2026, harga emas bahkan bertahan atau naik di tengah lonjakan permintaan.
Fluktuasi tersebut menggarisbawahi sifat komoditas emas yang terpengaruh oleh berbagai faktor global maupun lokal.
Kesimpulan
Perdagangan Sabtu (7/2/2026) menunjukkan bahwa harga emas batangan Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro mengalami penurunan kompak dibandingkan harga sehari sebelumnya. Galeri 24 dan UBS, khususnya, menunjukkan koreksi harga yang mencerminkan respons pasar terhadap berbagai faktor makroekonomi dan global.
Penurunan ini menjadi momen penting bagi investor dan konsumen untuk meninjau strategi pembelian atau investasi mereka, mengingat emas tetap menjadi salah satu aset investasi yang banyak diminati di tengah kondisi pasar yang fluktuatif. Melihat dinamika harga emas hari ini, para pelaku pasar diharapkan terus memantau tren dengan cermat untuk memaksimalkan keputusan keuangan mereka di masa mendatang.

