Kaesang Bocorkan Kehadiran Ketua Dewan Pembina PSI “Bapak J” di Rakernas Makassar
Makassar, 29 Januari 2026 — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengungkapkan bahwa Ketua Dewan Pembina partai yang disebut dengan inisial “Bapak J” akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari berikutnya. Pernyataan ini disampaikan Kaesang ketika membuka agenda besar partai di Hotel Claro, Kota Makassar.
Kaesang membuka sambutannya dengan menyapa para undangan termasuk sejumlah tokoh daerah seperti Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Ia menyampaikan rasa hormat kepada jajaran pengurus PSI serta tamu yang hadir, namun secara terbuka mempertanyakan keberadaan Ketua Dewan Pembina PSI yang resmi belum tampak di lokasi.
“Yang saya hormati Sekretaris Dewan Pembina PSI Ibu Grace Natalie, beserta seluruh jajarannya tanpa ada ketuanya. Ketuanya di mana? Belum datang? Oh, ya sudah. Insyaallah besok datang,” ucap Kaesang sambil disambut tepuk tangan peserta Rakernas.
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa sosok Ketua Dewan Pembina PSI masih menjadi perhatian publik, terutama setelah nama tersebut tercantum dalam struktur kepengurusan PSI periode 2025–2030 tetapi belum diumumkan secara resmi identitasnya. Dalam struktur itu, sekretaris dewan pembina tercatat atas nama Grace Natalie, sementara nama Bapak J tercantum sebagai ketua.
Misteri “Bapak J” dalam Struktur PSI
Partai Solidaritas Indonesia telah memasukkan inisial Bapak J sebagai Ketua Dewan Pembina dalam SK kepengurusan yang disahkan Kementerian Hukum dan HAM. Meski demikian, identitas lengkap tokoh ini belum diumumkan kepada publik, dan PSI belum memberikan keterangan resmi soal siapa yang dimaksud. Hal ini memunculkan spekulasi di sejumlah kalangan, termasuk terkait keterkaitan figur tersebut dengan tokoh nasional tertentu.
Dalam pidatonya, Kaesang juga ikut menyapa jajaran pengurus lain seperti Dewan Pakar dan Dewan Pertimbangan PSI yang hadir melalui perwakilan. Ia menyebut satu per satu nama pengurus yang hadir, sambil menegaskan bahwa struktur organisasi partai harus berjalan sejalan dengan tujuan besar PSI untuk memperkuat konsolidasi internal serta peran partai dalam agenda nasional.
Beberapa media bahkan mengaitkan sosok Bapak J ini dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, meskipun klaim ini belum dikonfirmasi oleh PSI atau pihak terkait. Spekulasi ini berkembang karena inisial huruf “J” dan posisi strategis yang dimiliki figur tersebut dalam struktur partai. Meski demikian, partai tetap belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengidentifikasi nama lengkap Ketua Dewan Pembina itu.
Rakernas PSI: Lebih dari Sekadar Konsolidasi Internal
Rakernas PSI 2026 sendiri dirancang sebagai forum kerja utama partai untuk menyusun strategi, memperkuat hubungan antar kader, dan membahas arah politik partai ke depan. Dalam agenda tersebut, Kaesang juga menonjolkan momen lain seperti pengumuman penggabungan tokoh nasional ke dalam PSI melalui kegiatan yang bernuansa informal namun sarat pesan politik.
Sebagai contoh, Kaesang memperkenalkan Rusdi Masse Mappasessu (RMS), seorang eks kader partai lain, yang resmi bergabung ke PSI dan diberikan jaket partai sebagai simbol keanggotaan baru. Langkah ini menunjukkan upaya PSI untuk menarik figur-figur yang memiliki pengalaman serta jaringan yang luas di kancah politik nasional.
Dalam sambutan yang sama, Kaesang menyampaikan pantun dan pernyataan yang menekankan visi PSI sebagai partai yang inklusif dan berorientasi pada segala kalangan, termasuk buruh, nelayan, pekerja informal, dan kelompok masyarakat lain yang menjadi target utama strategi organisasi ke depan.
Harapan dan Fokus Partai
PSI memandang Rakernas sebagai momentum untuk memperkuat soliditas internal dan mempersiapkan langkah-langkah partai dalam jangka menengah hingga panjang, terutama menjelang event politik nasional dan pemilihan umum mendatang. Konsolidasi tersebut melibatkan strategi partai dalam menyusun kebijakan internal, memperluas jaringan di daerah—termasuk Sulawesi Selatan yang menjadi tuan rumah acara—serta memantapkan peran PSI sebagai partai yang berorientasi pada kader muda dan suara rakyat luas.
Kaesang menutup sambutannya dengan optimisme, menyatakan bahwa kehadiran tokoh besar seperti Bapak J akan menjadi dorongan moral dan simbol kepemimpinan bagi kader PSI. Ia berharap bahwa agenda ini tidak hanya berfungsi sebagai konsolidasi, tetapi juga sebagai momentum untuk menunjukkan kesiapan PSI menghadapi tantangan politik ke depan.

