Hujan Deras Guyur Jakarta Sejak Dini Hari, 31 RT Terendam Banjir
Jakarta kembali dikepung air.
Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak dini hari, Jumat (20/2/2026), menyebabkan sedikitnya 31 RT di berbagai wilayah Jakarta terendam banjir. Intensitas hujan yang tinggi membuat sejumlah permukiman tak mampu menahan limpahan air.
Warga terbangun bukan oleh alarm pagi, melainkan oleh air yang perlahan masuk ke dalam rumah.
Genangan Meluas Sejak Pagi
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, titik genangan tersebar di beberapa wilayah, terutama Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mendekati 75 sentimeter di sejumlah lokasi rawan.
Seiring pagi berjalan, laporan genangan terus bertambah. Beberapa ruas jalan utama juga ikut terdampak, menyebabkan lalu lintas tersendat dan aktivitas warga terganggu.
Warga Dievakuasi, Jalan Tergenang
Di kawasan Mampang Prapatan, air yang terus naik memaksa petugas melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Anak-anak dan lansia menjadi prioritas penyelamatan.
Sementara itu, sejumlah jalan dilaporkan tergenang, termasuk jalur yang biasa dilalui transportasi umum. Beberapa armada TransJakarta mengalami keterlambatan akibat genangan.
Situasi ini memperparah mobilitas warga yang hendak berangkat kerja di pagi hari.
Dampak Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi ini membuat risiko banjir susulan masih terbuka, terutama di daerah dengan sistem drainase terbatas dan wilayah bantaran sungai.
Warga Diminta Tetap Waspada
BPBD mengimbau masyarakat untuk:
- Menghindari area genangan tinggi
- Mematikan aliran listrik jika air mulai masuk rumah
- Menghubungi petugas darurat jika membutuhkan evakuasi
Hujan mungkin sudah reda di sebagian wilayah, namun ancaman genangan belum sepenuhnya berakhir.
Jakarta kembali diuji oleh air — dan warganya kembali diminta bertahan.
